enchanted the movie

Pernahkah kalian menonton film Disney yang saya post ini? Enchanted.

Dulu aku membeli ini karena melihat trailer di salah satu film yang saya beli, lalu saya tertarik untuk membeli. Itulah alasan saya membeli VCD/DVD Film. Yah, begitulah kisahnya saya pertama kali menonton film Disney ini.

Sekarang, saat menulis ini, saya sedang menontonnya di Disney Channel, channel 45 kalau di Indovision. Dan ini entah yang keberapa kalinya saya nonton… Dan film ini tidak membosankan… Bisa jadi karena ada unsur musiknya, atau karena ceritanya yang sangat mendongeng…

Well, saya tidak akan menceritakan keseluruhan ceritanya di sini… Tapi, saya hanya ingin menekankan betapa cinta itu memerlukan kebersamaan. Sangat jelas di di cerita ini bahwa Giselle adalah seorang gadis yang akan menjadi ratu dengan menikahi seorang pangeran.

Namun karena keserakahan ibu tiri si Pangeran, akhirnya Giselle menjadi manusia nyata, yang awal cerita ini adalah kartun. Di akhir cerita, Si Pangeran akhirnya menemukan Giselle, tapi sayangnya perasaan yang ada dulu, kini Giselle telah berubah, walau hanya sedikit. Tapi perubahan itu fatal, dia tidak merasakan perasaan yang sama terhadap Pangeran Edward. Dia jatuh cinta dengan Robert, duda satu anak yang menemukan dia.

Yang mau saya ceritakan di sini sih tentang cinta itu sendiri. Well, walaupun ada ramalan-ramalan yang menyatakan bahwa orang yang lahir bulan oktober itu setia. Mungkin apa katanya benar, saya masih setia hingga sekarang, walaupun tidak jelas gimana nantinya. Apakah akan terjadi pengulangan seperti masa lalu, atau malah ada perubahan, dan berujung menjadi kisah yang manis, seperti di dongeng-dongeng, Happily ever after.

Saya bingung menjelaskan makna cerita di atas, yang jelas, itu tidak menyatakan bahwa Love at First Sight itu bagus… ya, benar… mengingat dengan 2 orang terakhir, saya tidak mengalami hal tersebut, dan bisa dibilang saya tidak pernah “Love at First Sight”, karena saya kalau sudah suka terhadap seseorang, pasti sampai dalam impor masihnya akan saya gali.

Ambil contoh saja Mr. Moron, sampai alamat rumahnya saya cari, dan malangnya sampai sekarang saya tidak tau yang mana rumahnya. Namun untuk uV satu ini agak susah, karena dia tinggal di Jakarta, dan Jakarta itu luas, walaupun saya tau kalau dia tinggal di Gading, tapi, tetap saja untuk mencari alamatnya susah. Itu akan terjadi kalau saya dan dia benaran pacaran dan yaa, sedikit perkenalan dengan keluarga. Which i think that will be not. Ya saya ingat saja, dia itu masih menganggap dirinya anak-anak, di mana yang lain bilang dia itu keliatan tua.

Nah, itu lagi yang aneh… kenapa berbeda seperti itu ? Kenapa hanya aku yang berbeda dalam mengartikannya. Mereka bilang dia baik, well, kalau saya bilang dia tidak baik, dia cuma normal terhadap orang lain, dan terhadap saya juga. Di saat ada yang bilang dia seperti bapak-bapak, well, saya malah bilangnya seperti anak-anak, imut dan butuh perhatian. Dan sejujurnya dia sudah mendapatkan perhatiannya dari mamanya.

Nah kan, lagi-lagi saya membicarakan uV… benar-benar aneh.

Reply

error: If I were you, I won\'t try it.
%d bloggers like this: