Jangan lupakan Hal-hal Dasar

Jangan lupakan Hal-hal Dasar

Mungkin, tanpa sadar, beberapa kali tulisan saya pasti memiliki kaitan dengan pengalaman saya serta memori saya. Terkadang, semua hal tersebut hanya berbasis penilaian semata. Penilaian manusia sangatlah relatif, kadang bisa benar, kadang juga salah. Tetapi penilaian menggunakan hati serta didukung dengan fakta dan data yang valid, seharusnya benar. Seharusnya. Oleh karena itu, kita harus mempertahankan sisi humanisme kita. We have to sustain our humanity survival.

Sebelum berbicara mengenai kasus kali ini, ada baiknya kita harus mengetahui apa yang dimaksud dengan humanisme. Berdasarkan kamus besar Bahasa Indonesia, humanisme adalah:

humanisme/hu·ma·nis·me/n1 aliran yang bertujuan menghidupkan rasa perikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yang lebih baik; 2paham yang menganggap manusia sebagai objek studi terpenting; 3 aliran zaman Renaissance yang menjadikan sastra klasik (dalam bahasa Latin dan Yunani) sebagai dasar seluruh peradaban manusia; 4 kemanusiaan

Gotcha! Paham gak? Bahwa sebenarnya sisi humanis seseorang itu biasanya tampak kepada orang-orang yang disayang. Terkadang di dalam pergaulan, terutama hubungan spesial, kepercayaan adalah hal yang penting. Mempercayai satu sama lain membuat proses menjadi lebih singkat. Namun, sisi humanisme tidak bisa dilepas begitu saja. Well, in this one, we have to know what is the study case is about.

You Can Trust Your Partner

Just quite recently, I read a cliche line from another side of life, “I trust my man. Not you.” Okay. It is quite normal, girl. But if you are given the proofs and still saying, “I believe my man.” surely there is something wrong with you, girl. A big one.

Dari situs web Gurl, saya mengutip 10 tanda bahwa pacar Anda dapat dipercaya. Dari 10 tanda-tanda tersebut, ada beberapa yang mencuri perhatian saya. He never tries to hide anything. Ini membawa kita ke dalam transparansi di dalam sebuah hubungan. Memang transparansi tersebut dibutuhkan, tetapi ada beberapa hal yang perlu disadari, bahwa terlihat transparan bukan berarti tidak menyembunyikan sesuatu. Dengan memberikan login media sosial yang dia miliki, bukan berarti dia tidak menyembunyikan apapun. Terlebih lagi, jika Anda menyadari bahwa pasangan (pria) Anda bukan seorang social media savvy. What to expect with that?

Humanity Survival
He is happily introducing you

He Has Happily Introduced You To Everyone In His Life. Okay. Mungkin dengan dia memberi tau kita tentang keluarganya, temannya, sahabatnya, kita berpikir bahwa dia adalah orang yang dapat dipercaya. Sebenarnya itu salah. Tidak! Dia tidak akan enggan mengenalkan Anda kepada teman-serta kolega hingga keluarganya. There will be a scenario which leads you to know that he did introduced you to his world, but it’s not really. Semua itu tidak sama dengan memperkenalkan langsung dan membuat terjadi interaksi dari berbagai pihak.

Lastly, he trusts you. Memang ini menjadi poin paling penting di dalam 10 tanda-tanda tersebut. Namun, jangan terkelabui dengan dia mempercayai kita, kita bisa dengan polosnya mempercayai dia juga. Always spare a spear. Di dalam ilmu investasi, ada istilah don’t put all eggs in one basket. Begitu juga dalam hubungan, jangan percaya mentah-mentah, jangan mudah percaya.

He’s Playing with Fire and Hide under His Girl’s

Surely this will be done by a swine! Seriously, where’s your manner, bro? You’ve been thinking a way to have another pleasure without getting notice, but you’re an a$$hole to begin with. This is my personal experience, and I hope you won’t get this shitty experience, ever. Persepsi yang jelas memang dibutuhkan di dalam kasus ini. Berikut ini adalah situasi serta pengenalan karakter secara singkat untuk studi kasus kali ini.

Rukmini adalah seorang wanita, tentunya, ia merupakan wanita yang mandiri dan selalu terlihat menyendiri. Bukan tipikal yang suka mengenang masa lalu. Motto di dalam hidupnya adalah, live in the present. Kelemahan dari karakter Rukmini ini adalah ia selalu berada pada zona nyaman, sehingga ia selalu menyendiri.

Vicky adalah seorang pria yang tangguh, mandiri serta sangat loyal pada teman-temannya. Ia adalah seseorang yang keras kepala. Common people. Low person, has minim requirement.

Dayaanti adalah seorang wanita, tentunya dalam kasus ini adalah kekasih dari Vicky. Ia sangat-sangat insecure dengan kekasihnya. Bahkan ia berusaha mengontrol kekasihnya. Namun dia dapat memenuhi ego dari Vicky, yang membuat Vicky nyaman dengan dirinya.

The Encounter

Humanity Survival
Hold and hug the same person

Rukmini dan Vicky merupakan teman masa kecil. Rukmini dan Vicky saling menyukai satu sama lain. Karena Vicky terlihat seperti orang biasa, Rukmini selalu merahasiakan hal ini kepada sahabat-sahabatnya. Bahkan pada saat itu Rukmini mengikuti permainan yang ada, dia digosipkan dengan Rahul, seorang bintang yang disukai oleh anak-anak lainnya. Ketika Rukmini dan Vicky berpisah karena memiliki impian masing-masing, barulah mereka mendekat. Setelah itu mereka tidak berhubungan tanpa alasan yang jelas, hingga Rukmini dan Vicky yang dewasa kembali dipertemukan, lalu memadu kasih. Aral dan rintangan menghampiri hubungan mereka, hingga akhirnya Rukmini dan Vicky berpisah, untuk kesehatan mental masing-masing.

Vicky sekarang berpacaran dengan Dayaanti. Mereka memiliki hubungan seperti orang-orang pada umumnya, mesra. Who doesn’t? In first 3 months all things are the sweetest. Dalam satu kesempatan, Vicky menghubungi Rukmini kembali, atas dasar memelihara pertemanan. Rukmini menanggapinya dengan biasa saja. Seperti yang sudah-sudah, hampir satu jam mereka berbincang, yang terjadi adalah perdebatan, pembelaan satu sama lain. Rukmini terkesan dengan perubahan Vicky yang jadi lebih baik, “Kamu berubah jadi lebih baik, ini pasti peran Dayaanti.” ucap Rukmini. Vicky mengelak, “Tidak, ini atas niatku sendiri. Aku harus berubah.”, lalu perbincangan mereka sampai pada satu titik. Titik yang menjadi cikal bakal permasalahan untuk ke tiga karakter ini.

“Kamu masih mau mewujudkan mimpi yang dulu?” Rukmini bertanya. Hanya sebatas usaha menjadi seorang yang oportunis. Vicky ragu. Keraguannya memaksanya untuk mengenang memori-memori lama yang pernah terjadi di antara dia dan Rukmini. “Kecendrungan, aku ingin mewujudkan mimpi itu.” jawab Vicky. Rukmini menantangnya, jika hingga tanggal tertentu salah satu diantara mereka belum ada yang menikah, mereka harus menikah.

The Side Effect

fail joke
Anjali-Rahul-Tina and to Anjali, back to square one.

Mungkin ada film yang berjudul Pyaar ke Side Effect maupun Shaadi ke Side Effect. Permainan antara Vicky dan Rukmini juga memiliki efek samping. Dayaanti akhirnya mengetahuinya, lalu Vicky marah besar kepada Rukmini. Rukmini berpikir bahwa, Vicky memiliki tindak tanduk ingin berselingkuh. Ini harus dihentikan, pikirnya. Rukmini risih dengan rayuan-rayuan Vicky, namun ia tidak sanggup untuk bertanya apa keinginan Vicky ataupun meminta Vicky untuk mengakhiri hubungannya dengan Dayaanti.

Dayaanti mulai menceramahi Rukmini. Ia beranggapan bahwa Rukmini berusaha menghancurkan hubungan mereka. Vicky marah, kesal, emosi dan pasrah dengan segala keputusan yang akan diambil Dayaanti. Rukmini shock dengan serangan dan tuduhan Dayaanti. Hal ini menyebabkan Rukmini jatuh sakit, dan meninggal. Hatinya telah hancur bersama harapannya. Ia tidak pernah berencana untuk mati, namun tubuhnya sudah tidak dapat bekerja dengan baik dan benar.

Humanity Survival is not there

I have quite a lot message to both characters. All of them are venomous character and encounter in a time. It’s bad luck for them.

For Rukmini

Dear Rukmini, you shall not kill your pride. Setelah berpisah dari Vicky dengan serentetan alasan, kenapa masih kepikiran untuk menikah dengan Vicky sih? Dan seharusnya langsung bertanya kepada Vicky apa tujuan dan niatnya.

For Vicky

Dear Vicky, you’re an a$$hole, you know that? Kalau merasa sudah tidak nyaman dengan Dayaanti jangan selingkuh. Okay, mungkin ini bukan selingkuh, karena tidak ada pengakuan di antara keduanya. Tetapi setidaknya, Vicky harus tegas dan jelas. Mungkin yang perlu Vicky sadari adalah menghubungi mantan pacar kembali, apapaun alasannya, adalah salah.

For Dayaanti

Tú eres idiota! Lo kenapa tetap membela Vicky meskipun sudah dikasih bukti bahwa Vicky menggoda Rukmini, yang jelas adalah mantan pacarnya. Apakah karena itu hanya seorang mantan, sehingga kata-kata menggoda tidak dapat diaplikasikan? Where’s your logic?

Basic Things

Untuk yang mungkin pernah berada di posisi Rukmini. Pastikanlah tujuan Vicky dengan jelas. Karena menurut blog ini, hampir dari setengah alasan yang ada, menunjukkan bahwa ia masih menginginkan mantannya di dalam kehidupannya. Yang paling menarik adalah ada 2 alasan yang hampir mirip, yaitu:

  1. Your ex boyfriend realized that he made a mistake and the new girl is not right for him.
  2. Your ex boyfriend is unhappy in his relationship & looking for someone to talk to.

Jadi buat para Dayaanti di luar sana, perlu dicatat bahwa bisa jadi salah satu alasan doi menghubungi mantan adalah dia pusing dengan kita, lalu memutuskan untuk mencari jawaban dengan berbicara atua menghubungi mantannya. Sad, isn’t? And you still want to be with him? Please have some respect, you deserve to be happy.

Untuk para Vicky di luar sana, man up, man! Jangan pernah menghubungi mantan kecuali lo masih jomblo atau pacar lo sudah tau mantan-mantan lo, dan dia bisa berpikir dengan jernih dan dia bisa menjustifikasi hal-hal dasar seperti di atas. Jangan pernah lo menyalahkan mantan lo kalo dia ngelapor ke pacar lo karena lo menggoda dia. Don’t be an a$$hole, Vick.

Be human first. Do some justification, don’t be blind just because s/he’s your allegedly partner. Fact is a fact, not assumption anymore. We have to maintain humanity survival with our strength.

How to get Humanity Survival

Sebenarnya gampang, jangan melupakan hal-hal dasar yang dipercaya oleh khalayak ramai. Mungkin dari sisi Dayaanti, bisa menyerang Rukmini dengan ‘tidak memiliki perasaan’ atua bahkan tidak normal. Tetapi yang perlu diketahui adalah pertanyaan langsung memiliki jawaban tertutup mengindikasi banyak kemungkinan, jadi bisa saja Rukmini tidak dan tidak berniat mengganggu hubungan Dayaanti dengan Vicky.

Mungkin pernah dengar kisah Selma dan Haqy, akan selalu ada 2 sisi. Negatif dan Positif. Seseorang harus dapat melihat di kedua sisi ini. Untuk yang merasa Selma salah, ya mungkin akan menyalahkan Rukmini. Namun, di sisi lain adalah, Rukmini dengan tegas bertanya apakah Vicky ingin menikahi dirinya, terlepas mereka sama-sama tau kalau Vicky sudah memiliki pacar. Catat ya, pacar, bukan istri. Mastani saja rela disiksa dihujat karena kepercayaan yang dimilikinya. Rukmini bisa saja berujung seperti Mastani, dan juga mungkin Vicky akan menjadi Bajirao yang bersifat adil dan membela Mastani. Tetapi, tidak, Vicky adalah salah satu contoh kebangsatan kaum Adam.

Anyway, will get in touch later. Drop a comment if you think we should discuss more whether asking someone to marriage is appropriate or not. Cheers.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *