Aiyaary

Aiyaary

20182 h 37 min
Overview

Aiyaari is an 2018 Indian Hindi-language Action, Crime and Drama movie written and directed by Neeraj Pandey. It is based on true events of The Adarsh Society Scam, a real life story set on the backgrounds of Indian Army. Two officers (Colonel Abhay Singh and Major Jai Bakshi) with patriotic hearts suddenly have a fallout. The film revolves around their relationship of Mentor and Protege and how one of India’s ex-army officers tried to oust one of the country’s best kept secrets. The mentor, Colonel Abhay Singh has complete faith in the country's system while protege Major Jai Bakshi thinks differently due to a recent stint in surveillance.

Metadata
Director Neeraj Pandey
Runtime 2 h 37 min
Release Date 16 February 2018
Details
Movie Media Cinema
Movie Status Scheduled
Movie Rating Not bad
Images
No images were imported for this movie.

Ada yang unik dengan Neeraj Pandey. Film debut pertamanya, A Wednesday dibuat kembali oleh Hollywood dengan judul A Common Man. Sebagai seorang sutradara, Neeraj Pandey memberi perhatian lebih ke sistem pemerintahan (Government) serta sistemnya. Hal ini dapat dilihat dari film seperti Special 26, Baby, hingga Aiyaary. Pada semua filmnya, selalu ada Anupem Kher. Bak sinetron Indonesia, adanya Eeng Saptahadi akan membuat sinetron tersebut hits.

Aiyaary yang berarti shape shifting, atau berubah bentuk. Film ini mempertemukan kembali Naseeruddin Shah dan Anupam Kher, seperti 9 tahun silam pada film A Wednesday. Baknya permainan puzzle, setiap sutradara akan coba mix and match untuk mendapatkan visual yang tergambar di dalam benaknya.

Intermezzo

Dapat dikatakan bahwa film ini merupakan sebuah film yang bergelimang aktor yang mumpuni. Selain Anupam Kher dan Naseeruddin Shah, ada juga Manoj Bajpayee yang sudah pernah berpetualang bersama dengan Pandey. Adanya Sidharth Malhotra membuat film ini merupakan film yang berupa jajak pengalaman. Banyak reviewers yang mengatakan film ini adalah film yang jelek, atau setengah matang. Well, personally, I don’t think it is half-baked, it is just another unsettle goal movie.

Jejak karir Sidharth Malhotra bisa dibilang masih berada di zona ping-pong. Berbeda dengan Alia Bhatt dan Varun Dhawan yang sukses membawa nama mereka dengan karakter-karakter yang lumayan berkesan. Sementara itu, perjuangan Sidharth memang lebih sulit karena expressionless yang sering ditemuinya di dalam beberapa film.

Pandey ahli dalam merangkai cerita yang sering misleading. Tujuannya mungkin sesederhana twist pada film tersebut, tetapi tidak semeriah Abbas-Mustan (Race, the series). Bak kupu-kupu, Aiyaary merupakan penyempurnaan dari film sebelumnya, Baby.

Ada yang salah memang dengan pengharapan bahwa Aiyaary pasti akan sebagus, jika tidak lebih bagus, daripada Baby. Jika dirunut, maka dapat disimpulkan bahwa Aiyaary penuh dengan misteri, meskipun tidak begitu kuat, sedangkan Baby adalah film dengan penceritaan misi rahasia.

Baseline

Dasar dari cerita Aiyaary adalah konflik (yang sebenarnya nyata dan sering tidak mendapatkan perhatian media) pemerintahan yang dirangkai dengan sangat indah oleh Pandey. Lupakan ambisi Pandey mengenai film aksi, Aiyaary hanya sebuah film sederhana yang dengan caranya berusaha menyentil pemerintahan, sistemnya, dan rakyatnya.

Jika VVC melakukan dengan cara satu per-satu, maka Aiyaary adalah gabungan dari materi yang telah ada. Mengenai istilah ‘pengkhianat’ pada militer, suap-menyuap hingga korupsi, serta siapa yang mengontrol media, untuk terciptanya opini publik.

Jai Bakshi (Sidharth Malhotra) memutuskan untuk kabur bersama kekasihnya, Sonia (Rakul Preet Singh). Sementara itu, Abhay Singh yang merupakan atasan Jai terpaksa mengejar Jai. Aksi Tom and Jerry ini memakan wakti setengah awal dari film.

Terdapat banyak pesan-pesan terselubung serta hints untuk kemana film ini dibawa. Seperti ungkapan “Jangan biarkan mereka (orang jahat) menang.” hingga cerita tentang anjing.

In Aiyaary, Listening is a New Art

Jika mengumpamakan film ini sebagai permainan catur, maka Jai Bakshi ini adalah pionnya. Ia bergerak lebih dulu dibanding Abhay, yang merupakan mentornya. Kesalahpahaman ini menjadi dasar untuk membuat Abhay mengejar Jai, serta menyelamatkan diri dari kejaran orang-orang jahat tersebut.

Sesuai dengan peribahasa, guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Itulah yang terjadi di antara Jai dan Abhay. Listening is the new art, diterapkan oleh Tariq Bhai (Anupam Kher). Selain itu, ini juga diterapkan oleh Baburao Shashtri (Naseeruddin Shah).

Peran Penting Media

Sangat menarik jika kita membahas bagaimana media membangun opini kita sebagai pembaca/penonton. Meskipun bukan berfokus tentang Media, seperti Noor, Aiyaary sukses memberikan gambaran bahwa media juga berperan penting di dalam menentukan pemerintahan kedepannya.

Jika membahas tentang media, info dasar yang harus diketahui adalah bahwa fakta bisa saja berubah jika dilihat dari sudut pandang tertentu. Terkadang juga terdapat simbiosis mutualisme antara pemerintahan dan media. Keputusan Maya untuk menurunkan berita Abhay dan Jai membuat warga sadar bahwa selama ini pemerintahan telah menjual janji palsu. Bahwa ada hak yang harusnya diberi malah dimakan (bahkan dijual belikan).

Decision

Memutuskan film ini bagus atau tidak, bukanlah perkara yang mudah. Secara keseluruhan, ini adalah film yang bagus, tetapi juga bukan film yang gampang untuk dimengerti. Jika orang merasa ini film yang hampa, bisa jadi karena mereka tidak menangkap safe point yang telah diberikan. Tetapi mayoritas sepakat bahwa Manoj Bajpayee memikul beban keseluruhan film. (fan)

Reply

error: If I were you, I won\'t try it.
%d bloggers like this: