Coco

Coco

20171 h 49 min
Overview

Despite his family’s baffling generations-old ban on music, Miguel dreams of becoming an accomplished musician like his idol, Ernesto de la Cruz. Desperate to prove his talent, Miguel finds himself in the stunning and colorful Land of the Dead following a mysterious chain of events. Along the way, he meets charming trickster Hector, and together, they set off on an extraordinary journey to unlock the real story behind Miguel's family history.

Metadata
Director Lee Unkrich
Runtime 1 h 49 min
Release Date 27 October 2017
Details
Movie Media Cinema
Movie Status Scheduled
Movie Rating Good
Images
No images were imported for this movie.

Film besutan Disney ini memang banyak mengundang perhatian para penonton. Pemilihan waktu tayang yang pas menjadi nilai tambah sendiri untuk film Coco. It is not your kind of child/kid movies, but Coco definitely has great value to teach to your children.

Untuk menarik perhatian para penonton kecil, Disney sudah mempersiapkan Spin-off dari Frozen, yaitu pertualngan Olaf, yang notabene menjadi tradisi Elsa dan Anna.

Coco is the Eldest of Rivera Family

Pada awal cerita, Miguel menceritakan tentang silsilah keluarga Rivera yang memilih untuk membuka usaha membuat sepatu, dibanding bebas memilih menjadi apapun, termasuk musisi.

Beberapa film Disney memang memberikan pelajaran-pelajaran tersirat seperti keluarga adalah hal dasar yang seseorang miliki. Penceritaan tentang keluarga Rivera memang dilakukan dengan sangat singkat, namun, Coco ternyata seorang senior, tertua bahkan, di dalam keluarga tersebut.

Mungkin ada beberapa film yang saya ulas mengenai keluarga, bisa dilihat di Prem Ratan Dhan Payo. Salah satu terobosan yang paling luar biasa dari Disney adalah membuat cerita, dengan kebiasaan lokal, yang disebut dengan ofrendas. Sebenarnya tradisi ini juga banyak dilakukan di beberapa negara, hanya saja, di bagian Selatan dari Amerika ini, melakukannya pada satu hari yang sama.

Miguel dan Hector

Miguel merasa terkukung dengan sifat super protektif dan superior dari Abuela (nenek)nya, mengenai larangan musik, yang telah diterapkan dari Mama Imelda, selepas ditinggal pergi oleh suaminya.

Tekanan tersebut membuatnya memutuskan untuk meninggalkan keluarganya, namun, sayangnya itu berakibat buruk, pada hari itu, ia terperangkap di dunia kematian. Di sana ia bertemu dengan Hector, seorang, bukan orang, jiwa yang bebas. Carefree dan juga iseng. Tidak pernah memiliki kesempatan untuk berkunjung dan menikmati ofrendas yang ditawarkan, Hector merasa telah menjadi bagian dari dunia tersebut, dalam waktu yang lama.

Kisah Miguel dan Hector memang terlihat klise, tetapi justru letaknya di situ, bak menyerang dua poin sekaligus, yaitu orang asing bisa menjadi orang yang paling membantu kita, juga bisa saja yang kita anggap keluarga, adalah musuh yang sebenarnya.

Just watch it by yourself, and feel the warmth of unfolding mis-information, which has been there in few decades. (saf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *