Haider

Haider

Not rated yet!

Haider

20142 h 30 min
Overview

A young man returns to Kashmir after his father's disappearance to confront his uncle - the man he suspects to have a role in his father's fate.

Metadata
Director Vishal Bhardwaj
Runtime 2 h 30 min
Release Date 2 October 2014
Details
Movie Status
Movie Rating Not rated
Images
No images were imported for this movie.
Rilis bersamaan dengan film mega besar Bang Bang yang dibintangi oleh superhero Bollywood, Hrithik Roshan, tidak membuat Vishal maupun Shahid Kapoor takut kehilangan penonton. Bagaimana juga, ini bisnis.
Kerja sama Vishal Bhardwaj dengan Shahid Kapoor dimulai pada film Kaminey, dimana Shahid Kapoor berperan ganda, menjadi kembar, dengan karakter seperti Manu-Dada, (Duplicate, Shahrukh Khan). Sepertinya, Shahid Kapoor menemukan chemistry tersendiri dengan sang sutradara, ia menerima tawaran film ini tanpa imbalan apapun, walaupun ia ditawari untuk menjadi Rajveer Nanda (Bang Bang, Hrithik Roshan) dengan bayaran yang cukup, 25crores.
Bang Bang mendapatkan review yang sederhana, dengan action yang mantap, sukses mengantarkan Bang Bang menjadi film yang paling laris pada minggu pertama tayang.
Mendengar berita ayahnya hilang, Haider (Shahid Kapoor) kembali ke Jummu, Kashmir. Ia melihat rumahnya hancur lebur ditemani oleh Arshia (Shraddha Kapoor). Ia mendapati ibunya, Ghazala Meer (Tabu) sedang asik bersenda gurau dengan pamannya, Khurram Meer (Kay Kay Menon). Dengan bantuan Arshi yang merupakan seorang jurnalis, ia berusaha mencari ayahnya, Dr. Hilal Meer. Lalu, perubahan karakter Haider menjadi sangat signifikan dengan seiring berjalannya cerita. It’s Hamlet. You could google the full story!
Haider, lebih menonjolkan drama konflik yang sebenarnya sering diangkat ke dalam film, maupun drama serial, atau sinetron. Diberi nuansa comedy yang dilakukan oleh duo Sumit Kaul-Rajat Bhagat yang berperan sebagai Salman (keduanya bernama Salman) yang juga penggemar Salman Khan. Mungkin ada terdapat time constraint, dimana latar belakang adalah tahun 1995, meskipun Salman Khan sudah terkenal pada saat itu, kebanyakan film yang dibawa di dalam film adalah film Salman yang diproduksi di atas tahun 1995.
Roohdar (Irrfan Khan) yang masuk ke dalam cerita membawa suatu vibe baru di dalam drama Haider dengan keluarganya, dan juga avatar Irrfan Khan yang begitu memukau, memang pantas untuk menjadi perhatian, meskipun tidak mencuri spot Shahid Kapoor.
Alunan musik yang diusahakan oleh Vishal sebagai music director juga mendukung film menjadi lebih intense, namun, gemercik cinta yang hadir diantara Haider dan Arshia tidak dipoles begitu bagus, namun Arijit Singh dapat menghadirkan suasana cinta di dalamnya.
Bismil saga juga begitu mempesona yang membawa Shahid Kapoor, sebagai salah satu penari hebat yang pernah dimiliki oleh Bollywood memang menjadi suatu suguhan yang indah. Namun, dengan kostum yang seperti itu, pergerakan Shahid Kapoor tidak begitu lincah seperti yang sudah-sudah. Mungkin, Vishal Bhardwaj akan mendapatkan sindiran seperti yang diterima oleh Sanjay Leela Bhansali pada 59th Idea Filmfare. (see Filmfare Awards)
Dibandingkan dengan tarian Hrithik di Tu Meri (Bang Bang) memang lebih memukau, namun, untuk musik yang memiliki jiwa, Haider memiliki banyak.
Pada adegan klimaks, putihnya salju dilawan dengan merahnya darah menjadi pengalaman tersendiri bagi penonton, dengan kontras warna tersebut, menghasilkan depresi yang begitu dalam. Semuanya habis seketika seperti bom atom. Juga, lagu So Jao juga merupaka lagu yang enak didengar.

In short, Haider merupakan alternatif penceritaan ulang dari kisah yang dibuat oleh William Shakespeare yang bertajuk ‘Hamlet’. Adegan favorit, dan juga menjadi adegan terbaik di dalam film ini adalah ketika Haider berada di time square (model) yang ia berorasi, dengan pidato seperti berikut:

Chutzpah Monologue Hello? Hello? Mic testing 1,2,3… Hello…? Awaz aa rahi hai aap laog ko? Hello, hello, hello, hello, hello? UN council resolution no. 47 of 1948, Article 2 of the Geneva convention, and Article 370 of the Indian Constitution. Bas ek sawaal utahta hai, sirf ek. Hum hai, ya ham nahi. Hum hai to kaha hai , aur nahi hai to kaha gaye ? Hum hai to kisliye aur kaha to kab? Janaaaaab… Hum teh bi, ya hum teh hi nahi? CHUTZPAH ho gaya hamare sath! Chutzpah jante hai aap log? Dacoti na bank gai to dheklte hoi… Dacoit ne bank ke cashier per pistol raki aur bola paise de warna maut le! Cashier ne jat so oota kar saare paise usko dey diye Dacoit paise le kar ugle counter per gaya . *Whistles innocently* Excuse me, ek form dijaye mujhe account kholna hai… Yeh hoota hai CHUTZPAH! CHUTZPAH!

Adalah sebuah keuntungan untuk dapat merasakan cinema experience untuk film yang bagus, meskipun, tidak menyuguhkan item song seperti film-film Bollywod yang pernah ada. Dan, jangan kaget kalau Shahid Kapoor mendapatkan black lady untuk ini, meskipun ada beberapa saingan, tapi, banyak yang akan memilih Shahid untuk menjadi pemenang, karena tidak mungkin Shahrukh dengan Happy New Year. It’s all about love. Shahid and Vishal did the best, and outcome will speaks on behalf. To believe or not to believe. (as)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: If I were you, I won\'t try it.