Padman

Padman

20182 h 20 min
Overview

Concerned about his wife Gayatri's menstrual hygiene, Lakshmikant Chauhan urges her to ditch the cloth and opt for sanitary napkins. Gayatri is reluctant to go for disposable pads as they are expensive. Lakshmi obsessing over a 'ladies problem' makes her cringe but he insists on bringing upon a change by addressing the taboo topic. Subjected to hostility for ruffling the religious and age-old beliefs of people around, can the man brave the resistance and get his point across?

Metadata
Director R. Balki
Runtime 2 h 20 min
Release Date 9 February 2018
Details
Movie Media Cinema
Movie Status Scheduled
Movie Rating Good
Images

Dalam karir seseorang, pasti ada naik turunnya. Seperti Shah Rukh Khan misalnya, yang era-nya pada tahun 2000an, lalu mulai meredup-tanpa meninggalkan profesinya. Berbanding terbalik dengan Akhsay Kumar, dari komedi hingga drama lalu thriller dan autobiografi. Selain Rustom, Padman merupakan film autobiografi, yang diadaptasikan. Padman sendiri adalah sebuah kisah inspiratif dari Arunachalam Muruganantham.

Dalam waktu 3 tahun terakhir, Akki, nama akrabnya, berhasil menyampaikan film-film yang memang sedang dibutuhkan oleh masyarakat India sana.  Memahami masyarakat India tidak semudah dengan masyarakat Indonesia. Way of life, film menjadi pemersatu bangsa. Berbagai kalangan pasti menonton film, hal ini yang sedang terjadi di Indonesia saat ini. Selain itu, perlu diingat bahwa fanatisme di sana lebih tinggi dari Indonesia. Setiap aktor memiliki pendukung yang tersebar di 3,287,263 km.

Impure dan Tak Boleh Disentuh

Padman

Sustainable Development Goals

Pada masa menstruasi, wanita dianggap kotor, sehingga tidak layak untuk makan bersama, disentuh dan sejenisnya, bahkan tidurnya saja di luar rumah. Mungkin jika ada field officer yang ahli dalam SDG nomor 10, tentunya usaha Lakhsmikant (Akshay Kumar) untuk meyakinkan Gayatri (Radhika Apte) untuk menggunakan pembalut (pad) tidak akan sesusah seperti di film.

Meskipun terdapat sedikit logical flaw, tetapi Lakshmi merupakan suami yang sangat peduli dengan istrinya. Rumah tangga Lakshmi dan Gayatri bisa dikatakan sebuah rumah tangga ideal. Ingin membahagiakan istri dan menjaganya, tetapi hal itu malah tidak diterima dengan baik oleh sang istri. Drama demi drama bermunculan hanya karena pembalut wanita ini. Hingga akhirnya satu per satu wanita di rumahnya minggat karena merasa malu.

Hasil akhir dari drama tersebut adalah keputusan Lakshmi untuk meninggalkan desanya demi memberikan ketenangan untuk semua penduduk. Tujuan pertamanya adalah ilmu pengetahuan.

Knowledge is the Key

Sebagai seorang ahli teknis dalam membangun besi, Lakshmi memiliki otak dan logika yang sangat jelas sekali mumpuni untuk membangun suatu mesin sederhana. Ilmu yang ia dapat dari professor tempat ia tinggal dan layani menjadi bekal sebuah mesin yang diakui oleh wakil presiden.

Tak dapat dipungkiri bahwa niat dan kreativitas yang menjadi modal dasar Lakshmi untuk membentuk mesin tersebut. Di kala keputus-asaan dan terlilit hutang tersebut ia bertemu dengan seorang pemain tabla, Pari (Sonam Kapoor). Seorang wanita Delhi, yang tentu modern, dengan pemikiran yang lebih terbuka memberikan masukan bahwa pembalut buatan Lakshmi tidak ada bedanya dengan pembalut biasa, yang artinya usaha Lakshmi untuk membuat pembalut yang layak pakai, sukses.

Di dalam film Padman ini, terdapat unsur socio-culture yang diiringi dengan pemikiran terbuka. Gayatri yang sangat terbiasa dengan norma yang ada. Pari dengan kemajuan pola berpikir, serta Lakshmi yang sadar dengan kesehatan, terutama wanita.

Trust. Commitment and Other Values

Kalau berbicara tentang film Padman, terdapat banyak nilai yang dapat dipetik. Jauh lebih banyak daripada film Akki yang sejenis, Toilet: Ek Prem Katha. Unsur romance antara Lakshmi dan Pari pun sangat disayangkan tidak dikembangkan. Hal tersebut karena beberapa hal, yaitu:

  1. Komitmen Lakshmi terhadap Gayatri yang membuatnya berjalan sejauh itu. Rasa cintanya yang besar dan menggelora.
  2. Kepercayaan Pari pada Lakshmi, bahwa Lakshmi bisa menjadi orang besar, tanpa harus didampingi oleh dirinya.
  3. Modernisasi. Perasaan yang membuncah antara Pari dan Lakshmi, yang hanya diketahui oleh Pari adalah sebuah lambang modernisasi.

Overall, Padman is a good movie with rich flavor of hardship. It is mediocre, but better than the other movie. Sudah terlalu banyak film ‘pagla’ seperti ini, tetapi hanya sedikit yang dapat bertahan di dalam persaingan film di Bollywood. (saf)

Reply

error: If I were you, I won\'t try it.
%d bloggers like this: