Piku

Piku

Not rated yet!

Piku

Motion Se Hi Emotion

20152 h 03 min
Overview

A road trip to Kolkata brings Piku, an architect, closer to her ageing but nagging father Bhaskor Banerjee despite their disparate ideologies and fights over trivial issues.

Metadata
Director Shoojit Sircar
Runtime 2 h 03 min
Release Date 8 May 2015
Details
Movie Status
Movie Rating Not rated
Images

Tidak banyak yang dapat dijabarkan di dalam produksi Piku. Shoojit Sircar, sang sutradara telah unjuk gigi dalam dua film fenomenalnya dibawah naungan John Abraham Production. Vicky Donor dan Madras Cafe. Vicky Donor mendapat pujian yang luar biasa di dalam ceritanya, dengan bantuan Juhi Chaturvedi di dalam penulisan cerita.
Teamwork memang sangat penting dalam segala proyek, oleh karena itu, untuk Piku, ia memberi ruang kepada Juhi Chaturvedi untuk membuat cerita serta screenplay. Untuk casts, telah ditetapkan pada pertengahan tahun 2014 trio Amitabh, Deepika dan Irrfan. Deepika dan Amitabh pernah bermain dalam satu judul film dengan hubungan yang sama, Ayah dan Anak. Sehingga Piku memang menjadi pengharapan tentang hubungan Ayah-Anak yang tidak pernah terbahas di dalam film Aarakshan tersebut.

Piku (Deepika Padukone) adalah seorang arsitektur di Delhi yang tinggal bersama ayahnya. Dengan bantuan temannya, Syed Afroz (Jishu Sengupta) ia bekerja pada satu firma yang sama. Bhashkor Banarjee (Amitabh Bachchan) mengalami konstipasi, sehingga seluruh permasalahan selalu dicatat dalam satu catatan khusus kesehatan, dan bahkan itu berlebihan.
Piku berlangganan taksi dengan teman Syed, Rana (Irrfan Khan) di mana selalu terjadi kekacauan antara Piku dan supir-supir taksi tersebut. Pada satu titik, Piku ingin menjual rumah mereka di Kolkata, namun ditentang oleh sang Ayah. Karena hal itu, Bhashkor ingin pergi ke Kolkata untuk membatalkan proses pembelian rumah tersebut. Namun banyak alasan untuk tidak dapat menggunakan transportasi umum seperti pesawat, kereta api, dan bus. Hingga akhirnya Piku membawa ayahnya dengan taksi, yang sayangnya, tidak ada supir yang mau, kecuali Rana sendiri.

Piku merupakan sebuah film yang simpel, tapi memiliki cerita yang tidak biasa. Film yang memperlihatkan cinta seorang anak terhadap orang tuanya, serta aksi-reaksi pada setiap masalah yang di dapat selama perjalanan dapat menghibur penonton. Deepika Padukone tidak dapat diragukan lagi dalam memerankan karakter yang natural, seperti yang ia lakukan di Finding Fanny, Amitabh Bachchan juga menampilkan perannya sebagai seorang ayah dengan mulus tanpa rintangan. Irrfan Khan selalu dapat menghibur penonton dengan aktingnya.
Suguhan musik Anupam Roy yang easy listening dapat menemani perjalanan Piku dari Delhi menuju Kolkata dengan berbagai masalah yang muncul. Sebuah film yang simpel tanpa adanya tarian memang bukan identitas film Bollywood, tapi, Piku yang tayang seminggu lebih awal dari Bombay Velvet dapat mendapatkan perhatian penonton lebih banyak. Kita tidak akan pernah tau selera penonton, tapi satu yang jelas, ketika satu proyek dibuat dengan kesungguhan serta dipoles begitu natural, maka penonton akan datang dengan sendirinya. (as)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *